MOSAY 2024: Istiqomah Ngaji, Tekun Ngabdi, Santri Manfaati

Penulis: M. Indra Riamizad Raicudu, S.Pd.

Sehari setelah runtutan penyambutan santri baru dan temu walinya. Hari ini Minggu, 15 September 2024 disusul dengan acara pembukaan Masa Orientasi Santri Ainul Yaqin (MOSAY) yang diadakan dalam beberapa kedepan. MOSAY merupakan momentum pengenalan terkait segala sesuatu yang ada di lingkungan Pesantren Kampus Ainul Yaqin Universitas Islam Malang. Adapun kegiatannya dilakukan dengan mengadopsi sistem moving class sesuai dengan paparan materi yang diberikan. Adakalanya diadakan di Aula Rusunawa 3 Ibnu Khaldun secara serentak santri putra-putri bersama, Aula lantai 2 Mabna Ainul Yaqin, serta dilakukan secara outdoor.

Acara dimulai tepat pukul 08.00 dimana tamu undangan mulai berdatangan baik, santri sudah terkondisikan dengan khidmat. Ada momen kehormatan dan berbeda yang sangat membahagiakan bagi warga PKAY UNISMA khususnya santri baru yang akan melaksanakan MOSAY yaitu dihadiri dan akan dibuka dengan langsung secara simbolis oleh Rektor UNISMA yakni Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Para pimpinan pesantren dan dewan asatidz turut membersamai Rektor UNISMA di Aula Rusunawa 3 Ibnu Khaldun.

Acara pembukaan seremonial sebagaimana adat kampus UNISMA. Selanjutnya bergulir menuju sambutan yang pertama dari pihak PKAY yang disampikan oleh H. M. Afifullah Rifa’i, Ph.D selaku Ketua PKAY. Pada sambutannya Ketua PKAY menyampaikan urgensi ilmu dan kemuliaan menuntut ilmu yang dikuatkan dengan QS. Al-Mujadalah: 11. Selain itu, beliau memaparkan bahwa PKAY UNISMA memiliki standar kurikulum yang setiap tahunnya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan santri. Bukan hanya ngaji, namun jug menyediakan tempat untuk membangkitkan dan mengasah kemampuan santri di bidang lainnya. Tujuannya tidak lain adalah mengharumkan citra agama dan kampus UNISMA.

Kemudian, sambutan disampaikan oleh Rektor UNISMA, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd. Prof Jun menyambut baik kedatangan santri baru dan program-program yang ada di PKAY UNISMA sebagaimana yang beliau pahami dan yang disampaikan oleh Ketua PKAY. Tidak lupa juga beliau memberikan semangat kepada seluruh santri baru, karena memiliki tanggung jawab lebih dari mahasiswa lain yang hanya berkuliah saja tanpa mengenyam pendidikan pesantren. Kemudian beliau menyampaikan bahwa ilmu agama dan ilmu umum merupakan satu kesatuan yang saling terintegrasi, bukan dua rel yang berbeda. Disinilah adanya perbedaan paradigma berpikir orang generasi terdahulu yang memandang bahwa ilmu agama saja yang lebih penting dan ilmu pengetahuan umum dapat dikesampingkan. Sedangkan paradigma berpikir orang tua generasi saat ini mulai bergeser, menganggap bahwa kedua ilmu tersebut sama pentingnya untuk dipelajari. Di akhir sambutan Prof Jun (Rektor UNISMA) memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada santri yang siap menjadi pelopor dakwah Islam serta kampus UNISMA akan mendukung dengan cara mendelegasikan santri yang memiliki potensi lebih mengikuti program-program yang memajukan UNISMA.

Semoga kegiatan Masa Orientasi Santri Ainul Yaqin (MOSAY) tahun ini menjadi momentum santri untuk melesat mengharumkan nama nusa, bangsa, PKAY, dan kampus UNISMA. Aamiin Ya Rabbal Aalamin.